UMB UTU Diminati 1.008 Peserta Calon Mahasiswa

Hari ini, Universitas Teuku Umar bersama dua belas (12) Perguruan Tinggi Negeri yang terhimpun dalam Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) menyelenggarakan Ujian Masuk Bersama (UMB). Sebanyak 1.008 calon mahasiswa meminati Program Studi (Prodi) di UTU. Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti ujian di lokasi Panita Lokal UTU sebanyak 446 Peserta Calon Mahasiswa.

Read more...
 
Hari ini 761 Mahasiswa Baru UTU Yang Lulus SBMPTN Mendaftar Ulang

ALUE PEUNYARENG- Mahasiswa Baru Universitas Teuku Umar (UTU)  yang lulus Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) hari ini (13/07) melakukan pendaftaran ulang di sekretariat Pendafataran Ulang Gedung Rekorat Kampus Alue Peunyareng.Pendafatan Ulang dilaksanakan mulai hari ini hingga  dua hari kedepan 13 s.d 15 Juli 2016.

Proses pendaftaran ulang dengan cara mendatangi langsung petugas pendaftaran ulang di sekretariat pendaftaran dan menyerahkan berkas seperti yang sudah di tetapkan oleh panitia, selanjutnya mahasiswa baru akan diberikan lembaran token registrasi/verifikasi berkas ulang untuk login ke website www.utu.web.id/siakad-pmbonline setelah proses login berhasil mahasiswa di wajibkan mengisi semua data verifikasi yang tertera di website hingga proses verifikasi selesai.

Read more...
 
Ini Syarat Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru UTU Jalur SBMPTN

Universitas Teuku Umar Meulaboh, Pendaftaran ulang mahasiswa baru yang lulus melalui Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) hari ini resmi dibuka.

pendaftaran ulang dimulai tanggal 13 s.d 15 Juli 2016, pukul 09.00 s.d 16.00 WIB di sekretariat pendaftaran ulang gedung Rektorat Kampus Alue Peunyareng. Sebagaimana hasil pengumuman sebelumnya sebanyak 761 orang calon mahasiswa baru Universitas Teuku Umar yang mengikuti tes melalui jalur SBMPTN lulus ujian yang di selenggarakan serentak 31 Mei  yang lalu.

 

 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 46

Cakrawala UTUNEWS

MATEMATIKA PEMEKARAN ACEH

Wacana pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara Barat Selatan (Alabas) dari induknya Provinsi Aceh telah menjadi isu politik yang paling hot saat ini dibicarakan. Sudah pasti pro dan kontra terjadi terkait isu pemekaran itu. Berita media massa sering menyajikan sahut menyahut antara para politisi Aceh terkait pemekaran ini.

Politisi A bilang pemekaran Provinsi Aceh bertentangan dengan Undang-Undang tentang Pemerintah Aceh (UUPA). Sedangkan politisi B menyatakan bahwa pemekaran Provinsi Aceh tidak bertentangan dengan UUPA.

Pemimpin tertinggi di Aceh (baca: gubernur) termasuk dalam golongan kedua ini dan merupakan pihak yang paling tegas menolak pemekaran. Lagi-lagi alasan yang dilontarkannya adalah bertentangan dengan MoU Helsinki dan UUPA. Akhirnya masyarakat awam hanya menjadi penonton dan bingung sendiri dari debat kusir para politisi itu.

Sejujurnya bila kita analogikan dengan sebuah kenderaan, maka Provinsi Aceh sekarang adalah sebuah kenderaan yang sudah sangat usang dan tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Kalau bahasa anak gaul bilang sudaH tidak compatible lagi. Jadi wajib di upgrade

LOKASI UJIAN UMB-PTN 2016




UNIVERSITAS TEUKU UMAR


Chat Langsung

Diskusi Bersama



Tamu Online

We have 16 guests online